bonyang vs sekolah
Jika ada seseorang bertanya "bagaimana sekolah ?", apa yang akan saya jawab? Tentu sebuah senyum akan saya berikan. Namun apa lagi ?
Perlukah secara sederhana saya berbohong kepada mereka? menjawab bahwa sekolah itu menyenangkan, membuat saya menjadi lebih pintar, lebih bertanggung jawab, atau haruskah saya jujur ? Bahwa saya sengsara bangun setiap pagi hanya untuk melakukan rutinitas yang saya sudah lakukan di hari sebelumnya- dan sebelumnya. Bahwa sekolah hanya membuat saya gelisah, membuat setiap harinya terasa penuh tekanan. Justru sekolah membuat saya merasa tidak pintar, merasa bodoh dibandingkan teman-teman saya.
Saya dan kebanyakan orang bersekolah hanya untuk satu-hal, yaitu mengejar nilai. Sebuah kumpulan angka yang sebenarnya tidak ada artinya. Kumpulan angka yang membuat saya susah tidur dan susah bangun, membuat saya benci kehidupan saya saat ini. Kumpulan angka yang tidak ada artinya ini saya kejar mati-matian, untuk apa? saya kejar agar lulus sekolah. Bukan untuk kepentingan diri, bukan agar diri lebih pintar, bukan untuk kemajuan sikap, untuk mencapai tujuan khusus atau apapun itu. Saya dan kebanyakan orang bersekolah untuk berhenti sekolah.
Tentu, sekolah banyak dampak baik. seperti untuk bergaul, untuk berlatih hidup dalam tekanan agar mampu menjalani kehidupan kerja, dan mungkin saja masih banyak lagi. Tetapi, entah kenapa satu-satunya hal yang saya pikirkan saat saya berada di sekolah adalah kapankah saya bisa keluar dari lubang neraka yang dangkal ini.
Perlukah secara sederhana saya berbohong kepada mereka? menjawab bahwa sekolah itu menyenangkan, membuat saya menjadi lebih pintar, lebih bertanggung jawab, atau haruskah saya jujur ? Bahwa saya sengsara bangun setiap pagi hanya untuk melakukan rutinitas yang saya sudah lakukan di hari sebelumnya- dan sebelumnya. Bahwa sekolah hanya membuat saya gelisah, membuat setiap harinya terasa penuh tekanan. Justru sekolah membuat saya merasa tidak pintar, merasa bodoh dibandingkan teman-teman saya.
Saya dan kebanyakan orang bersekolah hanya untuk satu-hal, yaitu mengejar nilai. Sebuah kumpulan angka yang sebenarnya tidak ada artinya. Kumpulan angka yang membuat saya susah tidur dan susah bangun, membuat saya benci kehidupan saya saat ini. Kumpulan angka yang tidak ada artinya ini saya kejar mati-matian, untuk apa? saya kejar agar lulus sekolah. Bukan untuk kepentingan diri, bukan agar diri lebih pintar, bukan untuk kemajuan sikap, untuk mencapai tujuan khusus atau apapun itu. Saya dan kebanyakan orang bersekolah untuk berhenti sekolah.
Tentu, sekolah banyak dampak baik. seperti untuk bergaul, untuk berlatih hidup dalam tekanan agar mampu menjalani kehidupan kerja, dan mungkin saja masih banyak lagi. Tetapi, entah kenapa satu-satunya hal yang saya pikirkan saat saya berada di sekolah adalah kapankah saya bisa keluar dari lubang neraka yang dangkal ini.

Comments
Post a Comment